Cristiano Ronaldo Buat Coca-Cola Merugi Rp 57 Triliun

Sumber : Bola.okezone.com

Kapten timnas Portugal, Cristiano Ronaldo lagi-lagi menjadi sorotan publik, hal ini dikarenakan aksinya saat konferensi pers menjelang Portugal melawan Hungaria di laga Grup F Euro 2020, Senin (14/6/21) waktu setempat.

Sesaat sebelum melakukan konferensi pers, pesepakbola yang saat ini membela Klub asal Italia Juventus tersebut, terlihat menyingkirkan dua botol minuman bersoda Coca-Cola.

Ketika Cristiano Ronaldo duduk, perhatiannya langsung tertuju kepada dua botol Coca-Cola, ia langsung menyingkirkan dua botol yang ada di hadapannya.

Sesaat setelah menyingkirkan dua botol Coca-Cola hingga tidak terlihat dilayar kamera, pemain berusia 36 tahun tersebut mengatakan “Minumlah air putih”.

Aksi Ronaldo tersebut mengundang banyak perdebatan dari berbagai kalangan, karena yang ia singkirkan adalah sponsor dari Euro 2020, Coca-cola sendiri telah menjadi sponsor UEFA sejak tahun 1987.

Dikutip dari cnnindonesia.com  Setelah ulah yang dilakukan oleh mantan pemain Manchester United tersebut, produsen minuman bersoda Coca-cola harus kehilangan nilai pasar (market value) sebesar US$ 4 miliar, atau setara dengan 57 triliun (kurs Rp14.254) pada perdagangan Senin (14/6). Mengutip givemesport, kejatuhan nilai pasar dari Coca-cola tersebut diakibatkan oleh aksi sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo.

Mega bintang asal Portugal tersebut memanglah dikenal sebagai pribadi yang memiliki kondisi fisik yang prima serta pola hidup yang luar biasa, maka tak ayal apabila Ronaldo masih mampu bersaing ketat di berbagai kompetisi, meski usianya tak lagi muda.

Bahkan ia mengaku pola hidup luar biasa sehatnya itu telah ditularkan kepada anak-anaknya. “Terkadang, anak saya masih meminum minuman bersoda dan makan keripik, hal itu membuat saya sangat kesal, dia tahu itu,” Ucap Ronaldo kala itu.

Setelah kejadian tersebut, dikutip dari cnnindonesia.com, Pengacara dan Konsultan Hukum Olahraga asal Brasil, Marcel Belfiore, mengatakan bahwa UEFA tidak bisa menghukum secara langsung pemain jika dianggap melanggar terkait sponsor. UEFA hanya bisa menghukum asosiasi sepakbola negara terkait, dalam hal ini asosiasi sepak bola Portugal (FPF).

Adapun laga Portugal melawan Hungaria di Puskas Arena, Budapest, telah dilangsungkan pada Selasa (15/6/21) waktu setempat. Pada pertandingan tersebut Portugal berhasil menaklukan Hongaria dengan skor akhir 3-0.