Dua Tipe Aquarium dalam Bisnis

Sumber : accurate.id

Jika diibaratkan, Blue Ocean dan Red Ocean merupakan dua aquarium yang keduanya memiliki perbedaan dalam jumlah ikan didalamnya, aquarium yang didalamnya di isi sedikit ikan maka akan berdampak baik bagi ikan tersebut, hal tersebut adalah pengibaratan kondisi Blue Ocean. Sebaliknya aquarium yang diisi oleh banyak ikan, maka ikan didalamnya akan kesulitan dalam berkembang serta mendapatkan kecukupan makanan.

Sebelum tahun 2010 silam, tidak pernah terpikirkan oleh kita jika nantinya banyak dari masyarakat yang merubah haluan pekerjaan mereka menjadi seorang pengemudi ojek. Go-jek yang diprakarsai oleh Nadiem Makarim pada saat itu mencoba menerapkan strategi Blue Ocean dan berusaha untuk menciptakan pasar dan kompetisi baru pada saat itu.

Keberhasilan Nadiem Makarim pada saat itu dalam penerapan strategi Blue Ocean langsung berdampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia, dua tahun kemudian barulah muncul pesaing Go-jek yaitu Grab yang diusung oleh Anthony Tan asal Malaysia.

Di era kreatif saat ini pelaku bisnis dituntut untuk semakin kreatif dan inovatif dalam menjalankan bisnis, sebagai pebisnis kita harus jeli dalam melihat setiap peluang yang ada dipasar dan memanfaatkan tersebut untuk keuntungan bisnis. Strategi pemasaran yang kreatif serta inovatif tentunya akan memiliki daya tarik sendiri bagi calon konsumen agar melirik produk yang kita tawarkan. Blue Ocean dan Red Ocean, merupakan salah satu strategi dalam bisnis yang patut kalian pelajari, baik itu pengertian dari keduanya maupun perbedaan dari keduanya.

 

Mengenal Strategi Blue Ocean

Dikutip dari Jurnal.id, Strategi Blue Ocean pertama kali dikemukakan oleh W. Chan Kim dan Renee Mauborgne. Blue Ocean Strategi merupakan strategi yang menekankan perusahaan untuk tidak memenangkan persaingan dengan melakukan cara strategi head to head dengan pesaing. Dengan arti lain strategi Blue Ocean adalah strategi yang melepaskan anda dari kondisi Red Ocean. Pada kondisi Blue Ocean bisnis nyaris tidak memiliki pesaing, hal ini dikarenakan sedari awal konsep dari strategi ini memaksa anda untuk keluar dari zona nyaman bisnis yang sudah ada saat ini, dan memaksa anda untuk memutar otak untuk menemukan celah ‘bisnis baru’ yang dinilai tidak memiliki pesaing didalamnya. Namun karena bisnis anda beda dari yang lain, maka perhatian pasar akan tertuju pada bisnis anda dan tentunya akan menghasilkan permintaan yang lebih tinggi.

Suatu Blue Ocean yang efektif, paling tidak memiliki tiga kualitas yang saling melengkapi, yakni fokus, gerak menjauh (divergensi), dan moto utama. Setiap kualitas tersebut penting dimiliki oleh anda jika ingin melakukan strategi Blue Ocean.

Dibalik menjanjikanya hasil yang ditawarkan oleh strategi ini, ternyata tidak mudah dalam kenyataannya untuk menciptakan Blue Ocean ini, karena diperlukan kreatifitas dan kecerdasan dalam melihat peluang yang ada dipasar. Di dalam strategi ini terdapat aktivitas yang harus dilakukan, meliputi kegiatan promosi, edukasi, dan beragam kegiatan lainnya yang bertujuan untuk memuluskan langkah dalam penerapan strategi Blue Ocean.

 

Mengenal Red Ocean Strategi

Dilansir dari nourabooks.co.id, Red Ocean strategi adalah kondisi dimana kita bersaing bersama pasar yang sudah ada. Tentunya isi dari pasar ini dihuni oleh banyak pelaku bisnis yang memiliki kesamaan dengan kita yang bersama-sama bersaing dan turut membesarkan pasar yang ada. Karena banyaknya pesaing dalam pasar Red Ocean maka suasana persaingan didalam pasar ini sangat sengit hingga ‘berdarah-darah’. Dengan adanya persaingan tersebut maka memunculkan posisi perusahaan mulai dari market leader, challenger, follower, dan neacher. Tentunya setiap posisi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing .

Di dalam strategi Red Ocean persaingan merupakan sebuah hal yang tidak bisa kita hindari, maka sudah seharusnya setiap pelaku bisnis dalam Red Ocean akan berusaha sekuat tenaga untuk memenangkan persaingan dan menjadi market leader dalam pasar tersebut, didalam ketatnya persaingan tersebut maka tak heran apabila sering kali timbul persaingan tak sehat, saling jegal yang bertujuan menjatuhkan setiap pesaingnya.

Perkembangan teknologi yang semakin pesat dan tak terbendung memunculkan banyak usaha baru yang sebelumnya tidak ada. Blue Ocean dan Red Ocean merupakan sebuah strategi dalam dunia bisnis yang keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, strategi manapun yang anda pilih, semua kembali lagi kepada kreatifitas, inovasi dan kejelian melihat peluang tiap pribadi.