Strategi Pemasaran Jitu ala Starbuck

Sumber Foto : Pexels

Siapa yang tidak tahu kopi Starbuck, nama brand tersebut terdengar tidak asing di telinga kita. Di Indonesia sendiri untuk harga kopi Starbuck antara 30 – 60 ribu rupiah. Untuk harga kopi terbilang cukup mahal, namun bagaimana bisa bertahan dan membuka berbagai cabang.

Ya, strategi pemasaran lah jawabannya. Starbuck selalu punya cara unik untuk menarik perhatian. Apakah kamu pernah mendengar istilah customer retention ?, customer retention adalah metrik yang dilakukan oleh sebuah perusahaan agar dapat membuat pelanggan mereka kembali lagi dalam membeli produk mereka. Cara Starbuck mendapatkan pelanggan adalah memberikan promo. Starbuck sendiri pernah memberikan sebuah potongan harga untuk pelanggan yang memiliki gelar.

Dikutip dari paper.id,” Strategi pemasaran Starbuck.

  1. Iklan yang Jor-joran

Pada awalnya, Starbuck tidak pernah melakukan strategi pemasaran yang konvensional, seperti melakukan pemasangan iklan billboard, pembuatan flyer hingga membuat iklan di tv. Semuanya mulai berubah ketika Starbuck go internasional, tepatnya pada tahun 2007. Jumlah tersebut terus bertambah seiring semakin banyaknya cabang mereka di seluruh dunia. Pada tahun 2018 lalu, mereka mengeluarkan uang mencapai 260 juta dollar untuk melakukan pemasaran di seluruh dunia. Hasilnya, Starbuck semakin terkenal dan cabang mereka terus bertambah, termasuk di Indonesia.

Lebih lanjut, mereka tidak hanya membuat iklan secara konvensional melainkan juga merambah ke dunia digital. Di Instagram, mereka mempunyai pengikut kurang lebih 18 juta dengan beragam konten yang menarik. Mereka menggunakan berbagai jenis konten, mulai dari produk branding, testimonial, hingga kampanye tertentu.

Tak hanya itu, Starbuck juga membranding diri mereka di beberapa sosial media lain, seperti Facebook dan Twitter dalam bentuk tulisan. Dari sisi visual, mereka juga melakukan strategi pemasaran menggunakan Youtube.

Sumber Foto : Pexels

  1. Gimmick Ala Starbuck

Starbuck merupakan pionir dari penggunaan nama di dalam setiap gelas kopi. Itu merupakan salah satu cara agar mereka ‘dekat’ dengan para pelanggan mereka. Namun di beberapa kesempatan, para pegawai Starbuck kerap kali kecolongan karena penulisan nama yang salah.

Sebagai contoh, ada nama seseorang Fatty yang memesan segelas kopi Starbuck. Masalahnya yang didapatkan adalah segelas kopi Bernama ‘Fate’ bukan ‘Fatty’. Benarkah pegawai Starbuck salah dalam penulisan nama, atau mereka sengaja melakukan hal tersebut ?. Melansir dari Daily Mail, ada sebuah teori yang menyatakan jika Starbuck ‘sengaja’ salah menuliskan nama dari para pelanggan untuk mendapatkan iklan gratis. Teori tersebut dikemukakan melalui sebuah video dari Youtube di Chanel Super Delux.

Menurut mereka, kesalahan penulisan tersebut dilakukan agar para pelanggan memostingnya melalui sosial media. Bayangkan, saat ini Starbuck mempunyai lebih dari 27 ribu cabang diseluruh dunia. Jika seorang di satu cabang memposting hal tersebut di Instagram, berapa banyak dari semua cabang itu yang dimaksudkan sebagai pengiklanan gratis.

  1. Iklan Gratis dari Game of Thrones

Beberapa waktu lalu, Starbuck untung besar dari penayangan Game of Thrones. Serial tv dari HBO tersebut secara spontan menayangkan sebuah scene yang memperlihatkan gelas dengan lambang bewarna hijau. Fans yang peka melihatnya sebagai sebuah bercandaan di media sosial.

Bercandaan itu nampaknya menguntungkan bagi Starbuck. Menurut Stacy Jones, CEO  sebuah perusahaan marketing di Hollywood. Starbuck beruntung sebab mereka mendapatkan iklan gratis yang estimasi nilainya mencapai 2,3 miliar dollar.

Jones menyebutkan jika Starbuck mendapatkan lebih dari 10rb mention di berbagai media periklanan, mulai dari media sosial, media cetak hingga televisi nasional hanya dalam waktu 48 jam. Di forum Talkwalker, pembicaraan mengenai Starbcuk malah tembus sampai 198 ribu mention yang mengakibatkan brand awareness  mereka meingkat.

Kesimpulannya, Starbuck melakukan hal agar mereka bisa menjadi salah satu raksasa bisnis hingga saat ini. Kepopuleran mereka mungkin sedikit  tersaingin oleh fenomena kedai kopi yang semakin banyak di Indonesia, mulai dari Kopi kenangan, Lain hati, Teman sebangku dll.

Seperti yang bisa dilihat diatas, strategi pemasaran Starbuck dilakukan dengan banyak cara. Ada yang gratis maupun berbayar, mereka selalu melihat peluang yang ada di masyarakat untuk melakukan pemasaran. Ada strategi pemasaran Starbuck yang bisa kamu ikuti bila kamu memiliki sebuah usaha. Contohnya adalah seperti menuliskan nama seseorang. Mungkin beberapa orang tidak sadar bahwa kesalahan pada saat menuliskan nama merupakan sebuah strategi pemasaran yang gratis. Starbuck sendiri telah merasakan lika – liku membuka sebuah usaha yang dilakukan dari nol. Jadi mereka telah berpengalaman dalam segi pemasaran dan selalu melakukan invoasi untuk menarik pelanggan.