Tips Mengatasi Kecanduan Shopping Online

Foto : Irawati Kusuma W

Saat ini, di era modern memudahkan semua orang untuk melakukan apa saja termasuk dengan berbelanja. Belanja online sudah menjadi hal yang lazim dan wajar dilakukan oleh semua kalangan. Belanja online memberikan aktivitas yang lebih minim. Dengan kemudahan dan waktu belanja yang lebih fleksibel membuat berbelanja secara online memberikan sensasi tersendiri, belum lagi jika terkait dengan penawaran promo dari masing-masing aplikasi e-commerce. Dengan berbagai kelebihan yang diberikan online shopping tak jarang membuat orang betah dan ketagihan berbelanja hingga lupa waktu. Akibatnya banyak dari orang-orang membeli barang yang tidak begitu penting hingga over budget. Belum lagi dengan kemudahan pembayaran yang diberikan melalui berbagai pilihan. Akhirnya, tak sedikit orang yang merasa keuangannya jadi lebih boros karena ketagihan belanja online. Ada yang mulai merasakan kecanduan belanja online. Jika mulai merasakan hal tersebut lebih baik mulai berbenah agar keuangan tidak merosot. Jika hal tersebut tidak segera diatasi tentunya akan sangat merugikan dalam hal finansial. Lalu, bagaimanakah tips untuk mengatasi kecanduan belanja online? yuk kita simak tips berikut ini, dikutip dari koinworks.com

  • Mulai Saat Ini Berhenti Berlangganan dari Semua Email Promosi

Cara mengatasi kecanduan belanja online yang pertama dalam daftar ini adalah dengan berhenti berlangganan email newsletter. Email promosi yang dikirimkan pihak e-commerce secara rutin semakin membuat Anda tertarik untuk mengikutinya dan berbelanja berbagai barang yang tidak diperlukan. Solusinya adalah segera berhenti berlangganan dari setiap email promosi yang Anda terima.

Jangan menandai email tersebut sebagai spam atau membuangnya ke sampah, karena hal ini tidak akan menghentikan Anda untuk membukanya.

  • Blokir Akses ke Situs Belanja Online yang Sering Dikunjungi

Cara selanjutnya untuk membuat Anda berhenti belanja online secara impulsif adalah dengan membatasi akses ke situs belanja online yang sering dibuka. Pemblokiran situs belanja online bisa Anda lakukan melalui browser atau menggunakan software untuk memblokirnya secara otomatis.

Pastikan juga Anda membersihkan cookie dan cache pada browser secara teratur. Hal ini sangat bermanfaat untuk menghindari Anda mendapatkan iklan dari situs belanja online yang sedang mempromosikan produk atau layanan mereka.

  • Segera Hapus Aplikasi Belanja Online dari Smartphone Anda

Perangkat mobile seperti smartphone menjadi salah satu alat yang memudahkan Anda berbelanja online.

Untuk menghindari Anda membuka berbagai aplikasi belanja online, maka segeralah hapus aplikasi tersebut dari dalam perangkat Anda. Ini juga termasuk ampuh sebagai salah satu cara mengatasi kecanduan belanja online.

  • Cari Alternatif Hiburan yang Tidak Menguras Kantong

Tahukah Anda, ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Michigan yang mengungkapkan bahwa membeli sesuatu atau berbelanja ternyata mampu mengurangi perasaan sedih yang diderita seseorang. Jangan menghibur diri dengan berbelanja dan menghabiskan uang untuk berbagai barang yang tidak terlalu Anda butuhkan.

Perbaiki suasana hati Anda dengan berbagai alternatif hiburan yang lebih murah dan tentunya tidak akan membuat keuangan Anda terkuras.

Anda bisa memperbaiki suasana hati dengan berolahraga, membaca buku, menulis, menelpon keluarga, berjalan-jalan ke taman, atau sekedar berkumpul dengan teman-teman dekat.

  • Minta Bantuan Ke Orang Terdekat

Cara mengatasi kecanduan belanja online yang cukup efektif adalah dengan meminta bantuan teman atau kerabat.

Belanja online secara berlebihan sama seperti kecanduan lain yang diderita oleh banyak orang. Agar bisa lepas dari jeratan kebiasaan buruk ini, Anda membutuhkan lingkungan yang mendukung dan menjaga Anda untuk berkomitmen untuk lepas dari kebiasaan buruk.

Itulah beberapa tips yang kami berikan untuk mengatasi kecanduan shopping online. Berbelanja secara online bukan merupakan sebuah masalah besar. Namun hal tersebut akan menjadi masalah jika kita menjadikan shopping online sebagai kebiasaan, sehingga tidak mampu menentukan dan mengendalikan mana barang yang memang dibutuhkan dan mana barang yang hanya sekedar keinginan belaka. Maka akan menimbulkan pengeluaran berlebih sehingga nanti memungkinkan terjadinya gangguan pengeluaran lainnya yang lebih penting. Terlebih jika sudah berkeluarga, maka kebiasaan tersebut tentu akan sangat merepotkan dan memberatkan keuangan anda. Daripada uang anda habis untuk berbelanja, lebih baik simpan atau investasikan saja untuk masa depan. Dengan keberhasilan anda menghentikan kebiasaan buruk belanja online secara berlebihan, maka lebih banyak dana yang disimpan untuk investasi masa depan. Semoga tips dan penjelasan yang disampaikan tadi dapat memotivasi anda!