Atta: Pemuda Pengusaha Perkebunan Kopi dan Kedai Kopi

Kopi merupakan salah satu komoditas pertanian yang mempunyai peran cukup penting dalam kegiatan perekonomian, tidak dipungkiri juga bisnis kopi pada saat ini banyak digemari oleh anak muda karena keuntungan yang didapatkan cukup tinggi. Tetapi kebanyakan anak muda berbisnis kopi melalui penjualan di caffe-caffe ataupun menjadi bartender atau peracik kopi, tidak banyak anak muda yang berbisnis kopi melalui perkebunan kopi.

Hal itulah yang membuat pemuda asal Malang yang bernama Ata Rizki Adi Sumitro mencoba berbisnis melalui perkebunan kopi miliknya sendiri. Pemuda yang lahir pada 6 September 2000 ini mulai menyukai hal perkopian pada saat masih duduk di bangku SMP alasan Ata berbisnis kopi mengatakan “ Karena orang tua memiliki latar belakang wirausaha kopi bubuk, sehingga saya berminat untuk melanjutkan dan mengembangkan usaha tersebut”. Saat ini ia memiliki perkebunan kopi seluas 500 meter persegi yang berada di JL. Dusun blado No 01 Desa Karangrejo, Kecamaan Kromengan.

Perkebunan kopi yang ia Kelola memiliki dua jenis kopi yaitu robusta dan arabica kelompok kopi yang dikenal memiliki nilai ekonomi dan paling banyak diperdagangkan adalah jenis kopi robusta dan arabika. Menurut Ata sendiri jenis kopi Arabika mempunyai kualitas cita rasa yang tinggi dan kadar kafein lebih rendah dari pada jenis robusta. Secara umum pohon kopi arabika dapat tumbuh di daerah yang dingin dan sejuk dengan ketinggian 600-2000 mdpl, dengan suhu 18-26 derajat celcius, dan butuh waktu selama kurang lebih 9 bulan untuk proses bunga hingga menjadi buah siap petik. Kopi arabika merupakan kopi tradisional dengan rasa yang baik. Setiap tahun konsumsi kopi semakin meningkat, hal ini dapat mendorong pertambahan permintaan komoditas kopi. Peningkatan ini didukung dari pola sosial masyarakat dalam mengkonsumsi kopi, harga terjangkau dan cita rasa yang sesuai dengan selera konsumen. Mulai banyaknya variasi yang diberikan untuk minuman kopi semakin memudahkan masyarakat memilih minum kopi untuk dikonsumsi. Selain karena kopi telah menjadi minuman yang masuk ke dalam gaya hidup masyarakat Indonesia, kopi juga telah bertransformasi menjadi minuman pilihan untuk dikonsumsi dan mendapingi aktivitas sehari-hari. Meningkatnya konsumsi kopi dan perubahan gaya hidup masyarakat mengakibatkan berkembangnya usaha bisnis kedai kopi di Indonesia.

Selain memiliki perkebunan kopi Ata sendiri juga memiliki Kedai kopi di kota Malang, kedai kopi saat ini banyak ditemui di daerah perkotaan karena penduduk perkotaan memiliki sifat konsumsi yang lebih tinggi dibandingkan dengan penduduk pedesaan. Hal ini terjadi karena pusat perbelanjaan banyak ditemukan di perkotaan, dan juga dengan kedai kopi yang saat ini sedang berkembang bagi para penikmat kopi. Salah satu wilayah perkotaan yang memiliki kedai kopi adalah Kota Malang. Selain untuk melepas lelah, kedai kopi juga menjadi tempat bersosialisasi bagi mahasiswa, karyawan, dan masyarakat dari berbagai latar belakang yang berbeda. Mereka berkumpul untuk membicarakan masalah yang santai hingga serius sambal menikmati secangkir kopi dan makanan ringan yang dihidangkan kedai kopi tersebut.

Saat ini pengunjung kedai kopi tidak berasal dari kalangan orang tua saja, tapi budaya mengkonsumsi kopi kini juga telah menjadi bagian dari kehidupan anak muda hingga orang dewasa seperti karyawan hingga mahasiswa. Kedai kopi juga menjadi salah satu tempat untuk berbagi informasi seperti informasi dalam mengenal kopi, pengalaman usaha kedai kopi, dan pengalaman rasa dari biji kopi. Dari kedai kopi miliknya Ata selalu berinteraksi dengan pengunjung lainnya untuk mendapatkan masukan atas hasil kopi yang dikelolanya. Dari sanalah ia bisa memperbaiki kesalahan ataupun meningkatkan kualitas biji kopi yang dari perkebunannya, Ata memasok hasil kopi dari perkebunnanya tidak hanya di kedai miliknya tetapi banyak kedai-kedai kopi lainnya yang ia pasok bahkan hingga luar kota. Ata bisa mendapatkan keuntungan dari perkebunan kopi miliknya perbulan hingga 10 juta belum lagi ditambah dari kedai kopinya. Memang saat ini permintaan kopi di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup besar karena masyarakat saat ini memiliki budaya kebiasaan minum kopi yang sudah melekat ataupun hanya sekedar gaya hidup pada saat ini.