Beban di Pundak Ekraf : Kemenparekraf Targetkan 1.100 T dari Sektor Ekonomi Kreatif

Sumber foto

Ditengah sekaratnya berbagai sektor dikarenakan pandemi Covid-19,  pandemi justru berperan dalam mengantarkan sektor ekonomi kreatif nasional kedalam babak baru. Sandiaga Salahuddin Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengatakan,  bahwa sektor ekonomi kreatif bahkan mampu memberikan sumbangsih sebesar Rp 1.100 triliun untuk perekonomian Indonesia.

Alasan mengapa ekonomi kreatif justru mampu bertahan ditengah pandemi covid-19 saat ini adalah dikarenakan, ekonomi kreatif merupakan sebuah konsep dalam bidang perekonomian di era ekonomi baru yang mengutamakan kreatifitas dan informasi, dalam ekonomi kreatif Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki ide dan kemampuan merupakan faktor utama dalam proses produksi, oleh sebab itu ekonomi kreatif ini tetap bertahan ditengah pandemi.

Dikutip dari finance.detik.com Sandiaga Uno mengatakan bahwa, sektor ekonomi kreatif berpotensi menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia, terbukti ditengah pandemi saat ini sektor ekonomi kreatif menyumbang Rp 1.100 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia selama tahun 2020.

Sandi membeberkan beberapa alasan mengapa menurutnya sektor ekonomi kreatif mampu menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Pertama dikarenakan modal yang ringan, dalam ekonomi kreatif sumber daya utama dari proses produksi merupakan kreativitas yang bersifat orisinil, unik, dan terbarukan. Lalu yang kedua adalah sumber daya alam yang ringan, karena sumber daya paling utama adalah talenta dari setiap individu.

Kemudian, ekonomi kreatif juga memiliki value ekonomi yang tinggi dan penciptaan lapangan pekerjaan yang sangat fleksibel. “ Kolaboratif, ekonomi kreatif itu tak melulu mikirin kompetisi tetapi justru memilih untuk berkolaborasi. Standar hidup dan gaji rata-ratanya juga cukup rendah. Selain itu melindungi hak kekayaan intelektual, dan siapa saja bisa masuk,” imbuh sandi.

Ekonomi kreatif berperan dalam perekonomian suatu bangsa terutama dalam hal menghasilkan pendapatan, menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan penerimaan negara dalam bidang ekspor, menambah kekayaan intelektual, meningkatkan teknologi, dan juga beragam manfaat sosial lainya.

Hasil sensus penduduk pada tahun 2020 bulan Desember mencatatkan bahwa Indonesia berada di  urutan keempat negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia dengan total 274,86 juta jiwa. Melihat data tersebut pastilah Indonesia memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang sangat melimpah. Tercatat bahwa selama pandemi covid-19, industri digital kian berkembang, khususnya Digital Startup dengan sejumlah produk kreatif didalamnya.

Tidak hanya itu , berdasarkan data, tiga dari 17 sub sektor ekonomi kreatif menjadi penyumbang terbesar struktur PDB dan ekspor seperti fashion, kuliner dan kriya. Di urutan pertama di tempati oleh kuliner, yakni sebesar 41 persen, sedangkan untuk fashion berperan sebesar 17 persen dan kriya berperan sebesar 14,9 persen.

Pada tahun 2020 Indonesia sendiri berada di urutan ketiga didunia negara dengan sektor ekonomi kreatif yang menyumbang Produk Domestik Bruto (PDB). Hal ini tentu saja dapat semakin berkembang melihat dari jumlah penduduk Indonesia, dan juga beragam program yang telah dikeluarkan pemerintah lewat Kemenparekraf yang makin kesini semakin memperhatikan bidang ekonomi kreatif.

Alasan lain mengapa sektor ekonomi kreatif di Indonesia diharapkan bisa semakin di andalkan adalah, Indonesia telah dikaruniai beragam budaya yang tersebar di seluruh pelosok daerah, hal ini tentu saja dapat menjadi faktor ekonomi kreatif di Indonesia menjadi tulang punggung perekonomian kedepannya.

Meskipun belakangan ini perekonomian di negara kita sedang terdampak  pandemi covid-19, yang menyebabkan permasalahan di semua lini, namun ekonomi kreatif telah mampu untuk menunjukkan bahwa mampu bertahan ditengah permasalahan yang menimpanya.

Sandiaga Uno mengatakan “Industri kreatif memang sedang dihantam krisis, orang yang bermental kreatif akan mampu beradaptasi dengan situasi apapun.” Dikutip dari suaramerdeka.com.

Melihat beragam data dan fakta yang telah ada, maka tak heran apabila menteri pariwisata dan ekonomi kreatif Sandiaga Uno berharap besar kepada pelaku ekonomi kreatif di Indonesia, karena kita memiliki potensi dari segi sumber daya manusia ditambah lagi dengan ditunjang sumber daya alam yang melimpah, diharapkan akan membantu proses perkembangan tersebut, bukan hanya selama pandemic berlangsung, tetapi juga untuk kedepannya bagi perekonomian Indonesia.